SHARING PIMPINAN FUAH DENGAN PENGURUS LEMBAGA KEMAHASISWAAN DAN SANGGAR

FUAH [10/2].             Bertempat di Ruang J.3 Lt. 2 Gedung FUAH, diadakan sharing  Pimpinan Fakultas dengan pengurus Lembaga Kemahasiswaan dan Sanggar. Acara tersebut diinisiasi oleh Wakil Dekan III FUAH, Ibu Dr. Farichatul Maftuchah. Hadir dalam acara tersebut Dekan FUAH, Wadek III FUAH  beserta Jajaran Dosen FUAH.

Dalam sambutannya, Dekan FUAH menyampaikan bahwa untuk optimalisasi program seyogyanya program tidak terlalu banyak. Cukup beberapa program tetapi istiqomah serta memiliki orientasi hasil atau produk. Lebih lanjut beliau mengatakan ,”Saya memfungsikan diri untuk memonitor kegiatan-kegiatan kemahaiswaan baik dalam lembaga mupun sanggar, sehingga hari ini saya ingin melihat sejauh mana program yang akan dikerjakan.”

Dalam sesi sharing, Wadek III FUAH selaku moderatos acara kembali menekankan adanya sinergitas antara mahasiswa baik di Lembaga Kemahasiswaan dengan Sanggar. Beliau mencetuskan adanya sinergi positif, terutama karena sedikitnya peminat terhadap sanggar.

Terkait hal tersebut, Bpk. Labib Syauqi mengajukan usulan koordinasi sanggar dengan HMJ. Dikarenakan di antara keduanya tidak ada garis struktur yang mengatur, sehingga terkadang terjadi tumpang tindih kegiatan dan program.

Hal senada diungkapkan oleh saudara Riyan selaku SEMA Fakultas yang tidak bergerak ke ranah sanggar karena tidak adanya aturan yang mengatur. Ia menawarkan agar sanggar dimasukkan ke bagian struktural Fakultas baik HMJ atau DEMA/SEMA.

Beberapa Dosen menawarkan solusi koordinasi, sehingga khittahnya sanggar tetap menjadi lembaga yang mengasah kreativitas mahasiswa bukan termasuk lembaga struktural formal. Lebih lanjut mengenai kedudukan sanggar dan lembaga kemahasiswaan akan dibahas dalam rapat tingkat pimpinan Fakultas. Hal tersebut ditegaskan oleh Dekan FUAH, Ibu Dr. Hj. Naqiyah.

Perlu di ketahui bahwa di IAIN Purwokerto, fakultas yang hanya memiliki sanggar kegiatan kreativitas mahasiswa hanya di Fakultas Dakwah dan di FUAH. Dengan beberapa perbedaan. Dari sisi penamaan, Dakwah menggunakan nama Komunitas dan di FUAH menggunakan nama Sanggar. Sedangkan dari aspek pengagas, Komunitas di Dakwah didirikan oleh Mahasiswa sedangkan di FUAH diinisiasi oleh Pimpinan Fakultas. Hal tersebut untuk merangkum daya kreativitas mahasiswa FUAH dalam mengembangkan dirinya tanpa adanya beban struktural dan anggaran.

oleh: FUAH Media Creative

Leave a Reply