DISKUSI RUTIN FAKULTAS

Kamis, 14 April 2016

Diskusi periode ketujuh pada tahun 2016 kembali digelar oleh Fakultas FUAH pada hari Kamis, 14 April 2016 dengan pemateri Munawwir, S. TH.I, M. S. I. Tema yang diusung dalam diskusi ini adalah “Kemiskinan Dalam Al-Qur’an”. Diskusi kali ini membahas mengenai pandangan al-Qur’an tentang kemiskinan dilihat dari sudut pandang oleh pemateri itu sendiri. Tujuan dari tulisan ini adalah ingin mentajhid masyarakat Islam seperti yang terjadi pada masyarakat periode awal. Kendala yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini adalah besarnya jumlah konsumsi dibandingkan dengan total produksi yang dihasilkan.

IMG_9318

Dalam pandangan al-Qur’an seperti yang disebutkan dalam surat al-Ma’mun, al-Ra’d dan surat al-Hutamah bahwa  kemiskinan dilihat sebagai problem bukan dipahami sebagai takdir. Kemiskinan yang terjadi pada seseorang merupakan akibat dari penganiayaan terhadap diri sendiri. Kemiskinan dikategorikan menjadi tiga yakni, kemiskinan natural yang merupakaan miskin bawaan dari lahir, kemiskinan strukturan yang terjadi karena struktur pemerintahan yang berkuasa dan kemiskinan kultural didefinisikan sebagai kemiskinan sebagai budaya sebuah masyarakat tertentu.